GRANITE

Compare

                            Dulu, rumah berlantaikan keramik termasuk rumah mewah, karena tidak semua masya­rakat yang sanggup melantai rumahnya dengan keramik. Tapi sekarang, keramik dianggap sudah biasa. Sebaliknya, berlan­taikan granite sekarang termasuk rumah mewah. Hal ini pula menyebabkan akhir-akhir ini penggunaan granite sedang menjadi tren. Meskipun hampir sama dengan keramik, namun tam­pilan granit lebih halus serta pemasangannya lebih rapi, sehingga mendorong ruangan menjadi indah dipandang. Awalnya, granite umumnya terdapat di bangunan gedung perhotelan, mall dan pusat perbelanjaan serta gedung perkantoran eksekutif dan rumah mewah. Sekarang, granit sudah mulai merambah ke rumah masyarakat umum. Meskipun harganya, 3-4 kali lipat dibandingkan harga permeternya dengan keramik, namun granit tetap menjadi pilihan saat ini. Ada berbagai macam uku­ran granite yang ada dipasaran. Mulai dari 60 x 60 sampai 120 x 120.  Selain itu, mereknya pun beragam. Mulai dari dalam negeri sampe merek luar punya. Warna granite ada bebe­rapa macam seperti putih, crem, abu-abu, bone, hitam, dan ada pula yang gradasi. Produk keramik pun me­ngi­kuti perkembangan dengan mengeluarkan berbagai produk yang ‘granite like’  baik dari segi ukuran, warna, maupun motifnya. Hal ini sedikit banyak menimbulkan kebingungan disaat memilih antara  keramik atau granite tile yang akan dipakai untuk melapisi lantai rumah. Berikut gambaran antara granite : §  Kekuatan : granite lebih kuat dan keras dibandingkan keramik. Untuk memotongnya pun dibutuhkan mata grinda yang khusus granite. §  Kilap : granite dan keramik sama dalam hal kekilapan. §  Ketahanan terhadap goresan : Granite lebih tahan gores karena tidak ada lapisan glasur di per­muka­anya. §  Ketahanan terhadap noda : Sama-sama tahan noda (khusus untuk granite tile generasi 2 dan 3). §  Presisi Siku : Sama-sama presisi dalam hal kesi­kuan (khusus keramik yang melalui proses cutting size). §  Harga : Granite lebih mahal dari Keramik. Dari gam­baran di atas, granite lebih unggul di­bandingkan kera­mik ti­le. Akan te­tapi un­tuk yang ber­uang pas le­bih baik meng­gu­nakan ke­­ra­mik yang ba­gus diban­ding­kan mem­beli gra­nite pro­duk abal-aba